Tambang Emas Pani Arsip – PT Merdeka Copper Gold Tbk To be an Industry leading producer of gold, silver, copper, and other minerals in Indonesia Fri, 05 Jun 2026 09:07:36 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 Grup Merdeka Salurkan 188 Hewan Kurban, Perkuat Kebersamaan di Wilayah Operasional https://merdekacoppergold.com/grup-merdeka-salurkan-188-hewan-kurban-perkuat-kebersamaan-di-wilayah-operasional/ Fri, 05 Jun 2026 08:48:04 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29548 Hari Raya Iduladha selalu menjadi momen bermakna bagi umat muslim di sekitar wilayah operasional Grup Merdeka. Usai salat di masjid, musala, balai desa, maupun halaman rumah ibadah, kegiatan Iduladha dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kurban kepada masyarakat sekitar. Bagi Grup Merdeka, momen Iduladha 1447 Hijriah tahun ini turut menjadi momentum untuk mempererat […]

Artikel Grup Merdeka Salurkan 188 Hewan Kurban, Perkuat Kebersamaan di Wilayah Operasional pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Hari Raya Iduladha selalu menjadi momen bermakna bagi umat muslim di sekitar wilayah operasional Grup Merdeka. Usai salat di masjid, musala, balai desa, maupun halaman rumah ibadah, kegiatan Iduladha dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kurban kepada masyarakat sekitar. Bagi Grup Merdeka, momen Iduladha 1447 Hijriah tahun ini turut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara perusahaan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pekerja, dan warga setempat.

*

Tambang Emas Pani Salurkan 43 Sapi Kurban di Pohuwato dan Gorontalo

Di Provinsi Gorontalo, Tambang Emas Pani menyalurkan 43 sapi kurban kepada sejumlah desa serta para pemangku kepentingan di Kabupaten Pohuwato dan Kota Gorontalo. Distribusi dilakukan secara bertahap, dimulai di Kota Gorontalo pada 23 Mei 2026, kemudian dilanjutkan pada 25 dan 26 Mei 2026 ke desa-desa di Kabupaten Pohuwato, yaitu desa Hulawa, Karya Indah, Taluduyunu Utara, Taluduyunu, Buntulia Utara, Buntulia Tengah, Sipatana, Teratai, dan Bulangita.

“Iduladha menjadi momentum yang mengingatkan kita tentang nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Melalui program kurban ini, kami berharap dapat mempererat hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan pemerintah daerah serta menghadirkan manfaat bersama,” ujar Mahesha Lugiana, CSR Manager Tambang Emas Pani.

Sebelum disalurkan, seluruh hewan kurban menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim ahli. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, bebas penyakit, dan memenuhi syarat Islam.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tambang Emas Pani,” ujar Sjamsuddin Hadju, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Gorontalo, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Utara, saat menerima sapi kurban secara simbolis. “Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat.”

Apresiasi serupa disampaikan Camat Buntulia, Syaiful Bahri M. Hunta, S.Pd., M.M., saat menyaksikan langsung penyaluran hewan kurban di wilayahnya. “Saya mewakili masyarakat Buntulia mengucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan yang sudah ikhlas menyumbangkan sapi kurban untuk tujuh desa di Buntulia.” ujar Syaiful. “Kami doakan, insyaallah segala aktivitas perusahaan lancar tanpa kendala.”

“Terima kasih kami ucapkan kepada Tambang Emas Pani yang telah memberikan bantuan empat ekor sapi untuk persiapan hari raya, dan ini akan kami teruskan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Rachmat Buluati, Wakil Ketua KUD Dharma Tani, saat penyerahan bantuan hewan kurban. “Insyaallah bermanfaat untuk masyarakat.”

*

Penyaluran hewan kurban oleh BKP-BTR.

Kurban BKP-BTR Menjangkau Wetar, Tiakur, dan Ambon

Di Maluku, PT Batutua Kharisma Permai dan PT Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) menyalurkan 13 sapi dan 4 kambing kepada masyarakat di Pulau Wetar, Tiakur, dan Kota Ambon. Penyaluran dilakukan pada 27 Mei 2026 dengan dukungan perusahaan, kontraktor, karyawan, dan jajaran manajemen.

Perayaan Iduladha diawali dengan salat bersama para pekerja dan kontraktor di area tambang dan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban kepada masyarakat muslim di dua desa. Warga Desa Lurang di Kecamatan Wetar Utara menerima 5 sapi dan 3 kambing, sementara Desa Ilwaki di Kecamatan Wetar Selatan menerima 2 sapi dan 1 kambing.

Penyerahan dilakukan oleh Acting Kepala Teknik Tambang BKP-BTR, Rudi Prabowo. “Momentum seperti Iduladha ini merupakan wujud nyata dukungan dan kepedulian kami kepada masyarakat,” ujar Rudi. Menurutnya, keberadaan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat sekitar, termasuk warga Dusun Kampung Baru, Desa Lurang, dan Desa Uhak di sekitar area tambang.

Selain di Wetar, BKP-BTR juga menyalurkan enam sapi kurban di Kota Ambon. Tiga sapi diserahkan kepada Masjid Al Ikhwan di kawasan Kebun Cengkeh oleh Carlos L.Q. Pattiselanno, Manager External Affairs BKP-BTR. Dua sapi diserahkan kepada Masjid Mujiburahman Batumerah oleh Jimmy Bob Suroto, General Manager Operation BKP-BTR. Satu sapi terakhir disalurkan ke Tiakur melalui Masjid Nurul Iman Kalwedo.

“Atas nama manajemen dan pribadi, saya mengucapkan selamat Iduladha,” ujar Jimmy. “Semoga semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian menjadi kekuatan kita untuk terus bekerja dengan selamat, solid, dan penuh keberkahan.”

Menurut pengurus Masjid Miftahul Khoir, Nurbaya Masang, bantuan kurban dari BKP-BTR berarti penting bagi masyarakat muslim setempat. “Kami berterima kasih atas perhatian BKP-BTR,” ujar Nurbaya. “Semoga menjadi berkah bagi perusahaan dan masyarakat sekitar.”

*

Penyaluran hewan kurban oleh BSI.

BSI Distribusikan 72 Hewan Kurban di Banyuwangi

Di Banyuwangi, PT Bumi Suksesindo (BSI) mulai mendistribusikan bantuan hewan kurban kepada masyarakat melalui pengurus takmir masjid dan musala sejak 26 Mei 2026. Bantuan yang disalurkan terdiri dari 27 sapi dan 45 kambing.

Menurut Community Development Supervisor BSI, Syahrul Wahidah, bantuan ini turut melibatkan perusahaan rekanan dan kontraktor. Hewan kurban dibeli dari pedagang dan peternak sekitar perusahaan agar pelaksanaan Iduladha tidak hanya menjadi ruang berbagi, tetapi juga turut menggerakkan ekonomi lokal.

Penyaluran melalui takmir masjid dan musala, menurut Syahrul, diharapkan dapat memperkuat kelembagaan komunitas. “Hal itu sejalan dengan komitmen kami dalam merealisasikan program sosial perusahaan yang berdampak pada pengembangan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Syahrul.

General Manager of Operations sekaligus Kepala Teknik Tambang BSI, Roelly Fransza, mengatakan bahwa nilai-nilai Iduladha seperti keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama juga relevan dalam lingkungan kerja. “Di tengah berbagai tantangan operasional, semoga semangat kebersamaan dan kepedulian terus bertumbuh di lingkungan kerja kita. Karena keberhasilan tidak hanya dibangun oleh pencapaian, tetapi juga rasa saling menjaga dan menghargai satu sama lain,” ujar Roelly.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada BSI,” ujar Sampurno, perwakilan Musala Al-Ikhlas Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. “Semoga kegiatan operasional perusahaan selalu berjalan lancar.”

*

Penyaluran hewan kurban oleh SCM.

SCM Salurkan 54 Hewan Kurban di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah

Di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah, PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) bersama mitra dan kontraktornya menyalurkan 40 sapi dan 14 kambing kurban pada momentum Iduladha tahun ini. Penyaluran kurban dilakukan sepekan sebelum hari raya, diawali di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, dan dilanjutkan ke Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Selain disalurkan kepada warga lingkar tambang, hewan kurban juga diberikan pada Polres Konawe, Polda Sulawesi Tenggara, Kodim 1417/Kendari, dan pemerintah Kabupaten Konawe. Di Kantor Bupati Konawe, bantuan diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Ferdinand, pada 25 Mei 2026.

“Penyaluran hewan kurban ini menjadi bagian dari program pemberdayaan oleh perusahaan yang harus selalu kita dukung bersama,” ujar Ferdinand. “Apalagi, hewan ternak yang disalurkan merupakan hasil pengembangan peternakan di Kabupaten Konawe, yang sekaligus memberi kontribusi ekonomi bagi para peternak lokal.”

Di Kecamatan Routa, sebanyak 11 sapi dan 11 kambing diserahkan kepada perwakilan kepala desa, lurah, dan camat di wilayah lingkar tambang SCM. “Kami berterima kasih atas penyaluran hewan kurban di Routa,” ujar Camat Routa, Soefyan Meronda. “Semoga melalui kegiatan ini, hubungan harmonis yang telah terbangun selama ini di wilayah lingkar tambang dapat terus terjaga.”

“Penyaluran kurban di wilayah lingkar tambang, khususnya Desa Lalomerui, menjadi salah satu bukti bahwa SCM menjadi bagian tak terpisahkan dengan perkembangan masyarakat Routa,” ujar Taksir Unggahi, Kepala Desa Lalomerui. “Harapannya, ini dapat menjadi contoh hubungan antara perusahaan dan masyarakat ke depannya.”

Penyaluran hewan kurban di wilayah lingkar tambang SCM telah menjadi agenda rutin tahunan sejak perusahaan mulai beroperasi di Wonua Routa. Pada perayaan Iduladha tahun ini, penyaluran hewan kurban diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi sekitar 4.500 warga di berbagai desa Routa.

“Momentum Iduladha kami maknai sebagai waktu untuk mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi kami,” ujar Didik Fotunadi, Kepala Teknik Tambang SCM. “Melalui penyaluran hewan kurban ini, kami berharap kehadiran SCM dapat dirasakan tidak hanya dalam aktivitas tambang, tetapi juga dalam momen kebersamaan serta nilai-nilai sosial dan keagamaan, sehingga dapat memelihara solidaritas sosial dan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan komunitas di sekitarnya.”

*

Penyaluran hewan kurban oleh MTI.

MTI dan Kemandirian Kurban BUMDes Makarti

Di Morowali, PT Merdeka Tsingshan Indonesia (MTI) menyalurkan dua sapi kurban untuk Desa Makarti dan Desa Labota pada 26 Mei 2026. Penyaluran ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) MTI melalui pilar sosial dan budaya, untuk mempererat hubungan perusahaan dan masyarakat pada momentum keagamaan.

Selain menyalurkan dua sapi kurban, momentum Iduladha tahun ini juga menandai pencapaian baru bagi BUMDes Makarti yang mampu melaksanakan kurban secara mandiri dari hasil usaha pertanian binaan MTI. Dua ekor sapi yang dikurbankan BUMDes berasal dari hasil usaha pertanian binaan MTI, yang selama ini menjadi salah satu pemasok bahan pangan untuk kebutuhan katering ADEN di lingkungan operasional MTI.

Bagi MTI, keberhasilan BUMDes Makarti melaksanakan kurban secara mandiri membuktikan bahwa program pemberdayaan masyarakat dapat memberi dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi desa binaan.

“Iduladha bukan hanya tentang berbagi hewan kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Novaludin, Community Relations MTI. “Kami bersyukur program pemberdayaan MTI bersama masyarakat dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata, salah satunya melalui keberhasilan BUMDes Makarti yang tahun ini mampu melaksanakan kurban secara mandiri.”

Bagi Ketua BUMDes Makarti, Kail, pelaksanaan kurban secara mandiri tersebut merupakan pencapaian. “Ini menjadi kebanggaan bagi kami, karena hasil kerja sama dan pembinaan yang selama ini dilakukan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” ujarnya. “Kami berharap program seperti ini terus berlanjut dan semakin berkembang.”

*

Di berbagai wilayah operasional Grup Merdeka, perayaan Iduladha 1447 Hijriah menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Melalui penyaluran hewan kurban, dukungan terhadap peternak lokal, dan pemberdayaan komunitas, Grup Merdeka berharap nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong dapat terus tumbuh bersama masyarakat sekitar.


Foto utama: Penyaluran hewan kurban oleh MGR.

Artikel Grup Merdeka Salurkan 188 Hewan Kurban, Perkuat Kebersamaan di Wilayah Operasional pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Grup Merdeka Bahas Pengembangan Tambang Emas Pani dan Digitalisasi Eksplorasi di Indonesia Miner 2026 https://merdekacoppergold.com/grup-merdeka-bahas-pengembangan-tambang-emas-pani-dan-digitalisasi-eksplorasi-di-indonesia-miner-2026/ Mon, 11 May 2026 07:41:09 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29472 Grup Merdeka turut berkontribusi dalam sesi diskusi Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026, forum internasional sektor pertambangan. Dalam ajang yang mempertemukan pelaku industri, regulator, investor, hingga penyedia teknologi pertambangan ini, Grup Merdeka  menghadirkan dua pembicara untuk membahas pengembangan Tambang Emas Pani dan pemanfaatan teknologi digital dalam eksplorasi mineral. Indonesia Miner 2026 berlangsung pada 5-7 Mei […]

Artikel Grup Merdeka Bahas Pengembangan Tambang Emas Pani dan Digitalisasi Eksplorasi di Indonesia Miner 2026 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Grup Merdeka turut berkontribusi dalam sesi diskusi Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026, forum internasional sektor pertambangan. Dalam ajang yang mempertemukan pelaku industri, regulator, investor, hingga penyedia teknologi pertambangan ini, Grup Merdeka  menghadirkan dua pembicara untuk membahas pengembangan Tambang Emas Pani dan pemanfaatan teknologi digital dalam eksplorasi mineral.

Indonesia Miner 2026 berlangsung pada 5-7 Mei 2026 di The Westin Jakarta dengan mengusung tema “Mining with Meaning: Driving Progress through Responsibility and Intelligence”. Dihadiri lebih dari 1.800 delegasi internasional, acara ini menjadi salah satu forum pertambangan terbesar di Indonesia. Beragam isu dibahas dalam acara ini, mulai dari mineral kritis, transisi energi, pengembangan proyek tambang, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung efisiensi dan keberlanjutan industri.

Forum ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai tantangan dan transformasi industri pertambangan global, termasuk penerapan teknologi dan pengembangan proyek berkelanjutan.

Mewakili PT Merdeka Gold Resources Tbk, bagian dari Grup Merdeka, Zulfallah selaku Project Development Senior Manager hadir sebagai pembicara dalam sesi “Fireside Chat: Pani Heap Leach Project” bersama Metso. Dalam sesi tersebut, ia membahas perkembangan Tambang Emas Pani di Gorontalo yang dikembangkan sebagai salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia dan Asia Pasifik.

“Kami telah menyelesaikan konstruksi dan komisioning fasilitas utama heap leach, termasuk infrastruktur pendukung seperti jalan tambang, pelabuhan, hingga fasilitas pengolahan,” ujar Zulfallah. “Saat ini operasi heap leach sudah berjalan dan menjadi fondasi pengembangan tahap berikutnya.”

Ia menjelaskan bahwa fasilitas heap leach di Pani dirancang dengan kapasitas awal 8 juta ton bijih per tahun dan akan ditingkatkan secara bertahap. Pada fase berikutnya, Pani juga tengah mengembangkan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028. “Pengembangan CIL menjadi langkah strategis untuk meningkatkan recovery emas dan memperbesar kapasitas produksi Pani dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, Zulfallah juga menyoroti pentingnya kolaborasi teknis dengan berbagai mitra teknologi untuk memastikan proses komisioning berjalan optimal. Menurutnya, dukungan teknis yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan operasional proyek.

“Dalam industri emas, reliability bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyangkut keberlanjutan produksi dan efisiensi operasional,” ujar Zulfallah. “Karena itu, kami memilih teknologi dan dukungan OEM [Original Equipment Manufacturer] yang memiliki reputasi kuat.”

Selain pengembangan tambang emas, Grup Merdeka juga menyoroti transformasi digital di sektor eksplorasi mineral melalui presentasi Diki Nurul Huda, GIS (Geographic Information System) Technical Analyst PT Merdeka Copper Gold Tbk. Dalam sesi Empowering Mineral Exploration with Open-Source GIS: A Practical Workflow for Data Integration and Target Mapping”, Diki mengatakan bahwa kompleksitas data menjadi tantangan yang semakin besar seiring berkembangnya kegiatan eksplorasi dan operasional tambang. “Hampir seluruh aktivitas di industri pertambangan berbasis lokasi. Karena itu, GIS memiliki peran penting dalam memastikan data dapat terintegrasi, tervisualisasi, dan mendukung pengambilan keputusan secara lebih cepat dan akurat,” ujar Diki.

Diki menjelaskan bahwa Merdeka mengembangkan platform M-GIS, yakni sistem berbasis open-source GIS yang mengintegrasikan QGIS, PostGIS, GeoServer, hingga Margin Maps untuk mendukung pengelolaan data eksplorasi secara real time.

Platform tersebut kini digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional, mulai dari regional mapping, drilling monitoring, hingga grade control di berbagai operasi tambang Grup Merdeka. “Pendekatan open-source memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi dalam pengembangan workflow dan integrasi data. Sistem ini juga membantu meningkatkan kolaborasi lintas site dan mengurangi ketergantungan terhadap proses manual,” ujar Diki.

Melalui partisipasi dalam Indonesia Miner 2026, Grup Merdeka turut mendukung pengembangan industri pertambangan yang semakin terintegrasi, adaptif, dan berbasis inovasi. Paparan kedua pembicara menunjukkan bagaimana transformasi industri pertambangan tidak hanya ditentukan oleh kapasitas produksi, tetapi juga oleh kemampuan mengelola teknologi, data, dan kolaborasi.

 

Foto-foto: Dua pembicara dari Grup Merdeka dalam Indonesia Miner Conference and Exhibition 2026.

Artikel Grup Merdeka Bahas Pengembangan Tambang Emas Pani dan Digitalisasi Eksplorasi di Indonesia Miner 2026 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
MGR Ajukan Pencatatan Saham di Bursa Efek Hong Kong https://merdekacoppergold.com/mgr-ajukan-pencatatan-saham-di-bursa-efek-hong-kong/ Wed, 25 Mar 2026 06:53:02 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29322 PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) secara resmi mengajukan permohonan pencatatan saham di Bursa Efek Hong Kong (Hong Kong Stock Exchange/HKEX) pada 20 Maret 2026 melalui Formulir A1, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam proses ini, Perseroan menunjuk UBS Securities Hong Kong Limited dan CITIC Securities (Hong Kong) Limited sebagai joint sponsors yang akan mendampingi […]

Artikel MGR Ajukan Pencatatan Saham di Bursa Efek Hong Kong pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) secara resmi mengajukan permohonan pencatatan saham di Bursa Efek Hong Kong (Hong Kong Stock Exchange/HKEX) pada 20 Maret 2026 melalui Formulir A1, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam proses ini, Perseroan menunjuk UBS Securities Hong Kong Limited dan CITIC Securities (Hong Kong) Limited sebagai joint sponsors yang akan mendampingi proses pencatatan tersebut.

Langkah ini mencerminkan fase berikutnya dalam perjalanan MGR untuk memperluas akses ke pasar global, setelah keberhasilan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI: EMAS).

Seiring dengan berkembangnya operasional MGR, akses terhadap investor internasional menjadi semakin relevan, tidak hanya untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham, tetapi juga untuk membuka fleksibilitas pendanaan yang lebih luas dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang. Inisiatif ini dilakukan untuk kepentingan terbaik MGR, dengan tetap memperhatikan ketentuan regulasi yang berlaku serta kondisi pasar.

Di sisi operasional, MGR terus menunjukkan progres yang konsisten melalui pengembangan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Proyek ini diperkirakan akan menjadi salah satu dari dua tambang emas primer terbesar di Asia berdasarkan produksi pada 2030.

MGR telah mencapai sejumlah tonggak penting, termasuk penuangan emas perdana (first gold pour) pada Februari 2026 dan penjualan emas perdana pada Maret 2026 pada PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (BEI: ANTM), berdasarkan perjanjian jual beli emas domestik selama dua tahun. Pencapaian tersebut menandai dimulainya produksi emas komersial dan menjadi langkah signifikan dalam perjalanan operasional Perseroan.

“Penyampaian permohonan pencatatan kami di HKEX merupakan langkah penting setelah keberhasilan IPO kami di Bursa Efek Indonesia pada September 2025 dan dimulainya produksi di Pani pada awal tahun ini,” ujar Direktur Utama PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin. “Kami tetap fokus untuk meningkatkan operasi secara aman dan memberikan nilai jangka panjang, sekaligus memperluas akses terhadap pasar modal internasional.”

Sejalan dengan proses tersebut, draf dokumen pencatatan (application proof) yang telah disunting telah dipublikasikan di situs web resmi Bursa Efek Hong Kong untuk tujuan informasi. Dokumen ini memuat gambaran rinci mengenai bisnis, operasional, kondisi keuangan, serta faktor risiko Perseroan. Namun demikian, dokumen tersebut belum merupakan versi final dan masih dalam tahap penelaahan serta revisi oleh regulator, sehingga tidak dapat dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan investasi.

MGR juga menegaskan bahwa pengajuan ini bukan merupakan penawaran untuk menjual maupun ajakan untuk membeli efek (saham atau instrumen investasi lainnya) apa pun, dan tidak dimaksudkan sebagai penawaran umum berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal Indonesia.

Pemegang saham dan calon investor diimbau untuk tetap berhati-hati, mengingat proses pencatatan ini masih bergantung pada berbagai faktor, termasuk persetujuan regulator dan kondisi pasar, sehingga tidak ada jaminan bahwa proses tersebut akan dilanjutkan atau diselesaikan. MGR akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Foto: Direktur Utama MGR, Boyke P. Abidin, mengamati proses pelepasan doré bullion dalam momen penuangan emas perdana, sebagai tonggak awal produksi emas Perseroan.

Artikel MGR Ajukan Pencatatan Saham di Bursa Efek Hong Kong pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
MDKA dan EMAS Tandatangani Perjanjian Penjualan Emas dengan ANTAM https://merdekacoppergold.com/mdka-dan-emas-tandatangani-perjanjian-penjualan-emas-dengan-antam/ Thu, 05 Mar 2026 04:26:15 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29262 PT Merdeka Copper Gold Tbk (BEI: MDKA) melalui anak usahanya PT Bumi Suksesindo (BSI) dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS) melalui PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) menandatangani Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM). Penandatanganan dilakukan pada 4 Maret 2026 di Hotel The Darmawangsa, Jakarta Selatan. […]

Artikel MDKA dan EMAS Tandatangani Perjanjian Penjualan Emas dengan ANTAM pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Copper Gold Tbk (BEI: MDKA) melalui anak usahanya PT Bumi Suksesindo (BSI) dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS) melalui PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) menandatangani Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM). Penandatanganan dilakukan pada 4 Maret 2026 di Hotel The Darmawangsa, Jakarta Selatan.

Perjanjian ini berlaku selama dua tahun dengan total volume transaksi 3 metrik ton (hampir 100.000 ounces emas per tahun) dengan opsi penambahan hingga 3 metrik ton per tahun. Dalam kerja sama ini, BSI dan PETS bertindak sebagai penjual, sementara ANTAM sebagai pembeli emas granula hasil pemurnian domestik.

Produksi emas Grup Merdeka yang tercakup dalam perjanjian ini berasal dari dua operasi utama Grup Merdeka, yaitu Tambang Emas Tujuh Bukit yang beroperasi sejak 2017 dan dikelola BSI di Banyuwangi, Jawa Timur, dan Tambang Emas Pani di Pohuwato, Gorontalo yang dikelola salah satunya oleh PETS.

Tambang Emas Pani merupakan operasi tambang terbaru Grup Merdeka. Tambang ini melakukan penambangan pertamanya pada Oktober 2025 dan melalui proses heap leach berhasil menuangkan emas perdananya pada 14 Februari 2026. Pada 27 Februari 2026, tambang ini juga telah mengirimkan 44,04 kilogram emas dalam bentuk dore bullion ke ANTAM untuk pemurnian perdana. Penjualan pertama emas murni berdasarkan GSPA ini ditargetkan terlaksana sebelum akhir Maret 2026.

Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, Albert Saputro, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan penyerapan produksi emas Grup Merdeka di dalam negeri, sekaligus memperkuat integrasi rantai pasok industri emas nasional. “Dengan basis produksi yang semakin kuat dari Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Emas Pani, kami membutuhkan struktur offtake yang stabil dan terukur. GSPA ini memberikan kepastian penyerapan produksi sekaligus memperkuat kontribusi kami terhadap industri emas domestik,” ujar Albert.

Direktur Komersial ANTAM, Handi Sutanto, menambahkan bahwa kerja sama ini mencerminkan penguatan kedaulatan emas nasional, di mana hasil tambang Indonesia diolah menjadi emas murni yang siap dimiliki masyarakat. Produk emas batangan ANTAM telah mendapat akreditasi London Bullion Market Association (LBMA). Melalui kemitraan ini, integrasi rantai pasok emas nasional diharapkan semakin kuat.

Ke depan, dengan basis produksi yang semakin kuat dari Tambang Emas Tujuh Bukit dan Tambang Emas Pani serta dukungan kemitraan strategis, Grup Merdeka optimistis dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap industri emas nasional.


Foto utama: Perwakilan MDKA, EMAS, dan ANTAM dalam penandatanganan perjanjian pada 4 Maret 2026.

Artikel MDKA dan EMAS Tandatangani Perjanjian Penjualan Emas dengan ANTAM pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Tambang Emas Pani Raih Zero Accident Award dari Provinsi Gorontalo https://merdekacoppergold.com/tambang-emas-pani-raih-zero-accident-award-dari-provinsi-gorontalo/ Thu, 19 Feb 2026 07:27:35 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29238 Tambang Emas Pani kembali menegaskan komitmennya terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) dari Pemerintah Provinsi Gorontalo pada Jumat, 13 Februari 2026. Dua anak perusahaan PT Merdeka Gold Resources Tbk yang mengelola Tambang Emas Pani menerima penghargaan untuk kategori perusahaan besar, yaitu PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) atas […]

Artikel Tambang Emas Pani Raih Zero Accident Award dari Provinsi Gorontalo pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Tambang Emas Pani kembali menegaskan komitmennya terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) dari Pemerintah Provinsi Gorontalo pada Jumat, 13 Februari 2026.

Dua anak perusahaan PT Merdeka Gold Resources Tbk yang mengelola Tambang Emas Pani menerima penghargaan untuk kategori perusahaan besar, yaitu PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) atas pencapaian 7.666.280 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) atas pencapaian 2.166.209 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Gubernur Provinsi Gorontalo sebagai apresiasi atas keberhasilan perusahaan mencatatkan jam kerja tanpa kecelakaan kerja (Lost Time Injury/LTI), sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER-01/MEN/I/2007. Capaian ini menjadi bukti bahwa penerapan sistem manajemen K3 secara konsisten mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Penghargaan diterima oleh Sasongko Heru Nugroho selaku Kepala Teknik Tambang (KTT) PETS, didampingi oleh Adi Firdaus selaku Human Resources Manager Tambang Emas Pani. “Everyone Safe, Always (setiap orang selamat, selalu) adalah nilai utama dalam operasional kami. Pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh karyawan dan mitra kerja yang disiplin dalam menerapkan standar keselamatan,” ujar Sasongko. “Kami berkomitmen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan standar K3 di seluruh lini operasional.”

Adi menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pekerja dalam membangun budaya keselamatan yang kuat. “Penghargaan ini bukan hanya tentang angka jam kerja tanpa kecelakaan, tetapi tentang konsistensi kami dalam memastikan setiap pekerja pulang dengan selamat setiap hari,” ujar Adi. “Budaya K3 kami bangun melalui pelatihan berkelanjutan, pengawasan yang ketat, serta keterlibatan aktif seluruh karyawan dan mitra kerja.”

Penghargaan ini semakin memperkuat posisi Tambang Emas Pani sebagai operasi tambang yang tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga menjunjung tinggi keselamatan dan tanggung jawab terhadap pekerja.

Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat pelatihan K3, pengawasan operasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja untuk memastikan budaya keselamatan tetap menjadi fondasi utama dalam perjalanan menuju fase produksi penuh.

*

Penerimaan Penghargaan Kecelakaan Nihil oleh perwakilan Tambang Emas Pani.

Foto utama: para pekerja Tambang Emas Pani.

Artikel Tambang Emas Pani Raih Zero Accident Award dari Provinsi Gorontalo pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Menuang Emas Perdana, Tambang Emas Pani Resmi Masuk Tahap Produksi https://merdekacoppergold.com/menuang-emas-perdana-tambang-emas-pani-resmi-masuk-tahap-produksi/ Wed, 18 Feb 2026 08:06:02 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29221 Tambang Emas Pani resmi menuangkan emas perdananya (first gold pour) pada Sabtu, 14 Februari 2026, lebih awal dari target semula pada akhir kuartal I 2026. Momen ini menandai dimulainya produksi emas komersial dan menjadi tonggak penting dalam perjalanan Tambang Emas Pani. Tambang terbuka di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo ini memiliki Cadangan Bijih Emas […]

Artikel Menuang Emas Perdana, Tambang Emas Pani Resmi Masuk Tahap Produksi pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Tambang Emas Pani resmi menuangkan emas perdananya (first gold pour) pada Sabtu, 14 Februari 2026, lebih awal dari target semula pada akhir kuartal I 2026. Momen ini menandai dimulainya produksi emas komersial dan menjadi tonggak penting dalam perjalanan Tambang Emas Pani.

Tambang terbuka di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo ini memiliki Cadangan Bijih Emas yang mengandung sekitar 4,8 juta ounces emas, bagian dari Perkiraan Sumber Daya Mineral yang mengandung 7,01 juta ounces emas—menjadikannya sebagai salah satu tambang emas primer paling prospektif di Indonesia.

Sejak PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) yang mengelola tambang ini melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham EMAS, pengembangan Tambang Emas Pani bergerak cepat. Penambangan pertama (first mining) dilakukan pada 1 Oktober 2025, disusul rampungnya fasilitas Ore Preparation Plant (OPP) dua minggu kemudian.

Pada bulan-bulan berikutnya, proyek ini mencapai sejumlah tahapan penting, yaitu first ore crushing di OPP, first ore stacking di fasilitas heap leach, dan first irrigation yang menandai dimulainya proses pelindian. Larutan kaya logam berharga (pregnant leach solution) yang dihasilkan selanjutnya dialirkan ke pabrik Adsorption, Desorption, and Recovery (ADR) untuk diekstraksi dan dimurnikan hingga menghasilkan emas dalam bentuk doré bullion.

Pada fase awal operasional ini, Tambang Emas Pani menggunakan metode heap leach, dengan target produksi sekitar 110.000–115.000 ounces emas pada tahun pertama, lebih tinggi dari target awal sebesar 80.000 ounces pada 2026.

Saat ini, Tambang Emas Pani juga telah memulai konstruksi fasilitas Carbon-in-Leach (CIL), dengan pekerjaan earthwork yang sudah berjalan sejak awal 2026, lebih cepat dari rencana semula pada 2027. Fasilitas CIL ini akan melengkapi metode pengolahan heap leach, sehingga ke depan Tambang Emas Pani akan mengandalkan dua metode pengolahan secara paralel untuk mengoptimalkan perolehan emas.

Pembangunan fasilitas CIL berkapasitas 12 juta ton bijih per tahun kini ditargetkan selesai pada 2028, lebih cepat dari rencana awal yang dilakukan bertahap hingga 2032. Setelah CIL beroperasi penuh, total produksi emas Tambang Emas Pani akan berasal dari kombinasi pengolahan heap leach dan CIL. Dengan percepatan ini, potensi produksi puncak hingga 500.000 ounces emas per tahun diperkirakan dapat dicapai pada 2029, lebih awal dari proyeksi sebelumnya.

First gold pour ini merupakan milestone penting yang menandai keberhasilan EMAS bertransisi dari tahap pengembangan proyek menuju operasi emas komersial. Pencapaian ini diraih lebih cepat dari jadwal yang sebelumnya kami sampaikan kepada publik, mencerminkan disiplin eksekusi proyek dan kesiapan operasional yang solid,” ujar Boyke Poerbaya Abidin, Presiden Direktur MGR, saat acara prosesi penuangan emas perdana yang juga dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Ida Syahidah beserta jajarannya. Boyke menambahkan, beroperasinya Tambang Emas Pani juga menjadi fondasi bagi peningkatan kapasitas produksi ke tahap berikutnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar Ismail menegaskan keyakinannya akan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo dengan adanya industri pertambangan. “Saya optimis dengan industri pertambangan, pertumbuhan ekonomi provinsi bisa mencapai 6 persen lebih asal dikelola dengan baik,” ujar Gusnar sembari menambahkan bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi mencapai 5,71 persen. Dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, harapannya angka kemisikinan di provinsi Gorontalo juga akan turun.

“Selain memperkuat portofolio emas Grup Merdeka, Tambang Emas Pani juga memberikan kontribusi nyata bagi produksi emas Indonesia serta pembangunan ekonomi Gorontalo melalui penciptaan lapangan kerja dan program pemberdayaan masyarakat,” tambah Boyke. “Seluruh kegiatan operasi kami dijalankan dengan mengedepankan prinsip-prinsip Good Mining Practices serta standar lingkungan, sosial, dan tata kelola yang tinggi.”

*

Emas dan perak dalam bentuk doré bullion.
Tarian daerah menyambut para pemuka agama Pohuwato, serta Gubernur Provinsi Gorontalo Gusnal Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie.

Perayaan penuangan pertama emas di Tambang Emas Pani pada 14 Februari 2026.

Foto utama: proses pembentukan emas dan perak dalam bentuk doré bullion.

Artikel Menuang Emas Perdana, Tambang Emas Pani Resmi Masuk Tahap Produksi pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Irigasi Heap Leach Dimulai, Tambang Emas Pani Menuju Produksi Emas Perdana https://merdekacoppergold.com/irigasi-heap-leach-dimulai-tambang-emas-pani-menuju-produksi-emas-perdana/ Wed, 28 Jan 2026 07:36:46 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29117 Pengembangan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, memasuki tahapan penting menuju realisasi produksi emas perdana. Pada 27 Januari 2026, fasilitas heap leach pad di tambang ini mulai diirigasi, menandai salah satu fase akhir dalam rangkaian proses produksi awal, dengan produksi emas pertama ditargetkan tercapai pada kuartal I 2026. Tambang Emas Pani merupakan proyek strategis […]

Artikel Irigasi Heap Leach Dimulai, Tambang Emas Pani Menuju Produksi Emas Perdana pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Pengembangan Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, memasuki tahapan penting menuju realisasi produksi emas perdana. Pada 27 Januari 2026, fasilitas heap leach pad di tambang ini mulai diirigasi, menandai salah satu fase akhir dalam rangkaian proses produksi awal, dengan produksi emas pertama ditargetkan tercapai pada kuartal I 2026.

Tambang Emas Pani merupakan proyek strategis PT Merdeka Gold Resources Tbk, anak usaha dari PT Merdeka Copper Gold Tbk. Sebagai bagian dari Grup Merdeka, Tambang Emas Pani dikembangkan dengan mengacu pada pengalaman Grup Merdeka dalam mengelola Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, yang menggunakan metode pengolahan serupa. Pengalaman tersebut menjadi landasan penting dalam perencanaan teknis, pengembangan fasilitas, serta penerapan standar operasional dan keberlanjutan di Tambang Emas Pani.

Pada tahap awal produksi, Tambang Emas Pani menerapkan metode pelindian (heap leach), di mana bijih emas yang telah dihancurkan ditumpuk di atas heap leach pad dan dialiri larutan kimia untuk melarutkan kandungan emas dan perak dari bijih. Larutan kaya logam berharga (pregnant leach solution) kemudian dialirkan ke Pabrik ADR (Adsorption, Desorption, and Recovery) untuk melalui proses ekstraksi dan pemurnian hingga menghasilkan emas dan perak dalam bentuk dore bullion. Saat ini fasilitas ADR Tambang Emas Pani telah menyelesaikan tahap komisioning dan siap memproses pregnant leach solution.

Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin, menyampaikan bahwa dimulainya irigasi heap leach menegaskan kesiapan proyek untuk mencapai target produksi emas perdana.

“Proyek ini tidak hanya menjadi pendorong nilai jangka panjang bagi para investor, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Pohuwato melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan UMKM lokal,” ujar Boyke.

Seiring dengan pengoperasian heap leach, Tambang Emas Pani juga terus mematangkan pengembangan fasilitas pengolahan lanjutan Carbon-in-Leach (CIL) sebagai bagian dari strategi peningkatan kapasitas produksi jangka menengah dan panjang. Saat ini, Studi Kelayakan (Feasibility Study), yang ditargetkan selesai pada kuartal pertama 2026, tengah disusun dengan rencana kapasitas pengolahan Carbon-in-Leach (CIL) sebesar 12 juta ton per tahun yang akan dioperasikan sejak awal. Pendekatan ini menggantikan rencana sebelumnya, yang memulai operasi pada kapasitas 7,5 juta ton dan kemudian meningkatkannya secara bertahap menjadi 12 juta ton.

Dari sisi sumber daya, Tambang Emas Pani memiliki Cadangan Bijih (Ore Reserve) sekitar 4,8 juta ounces emas, yang berasal dari Perkiraan Sumber Daya Mineral (Mineral Resource Estimate) lebih dari 7 juta ounces emas. Dengan skala tersebut, Tambang Emas Pani tercatat sebagai salah satu tambang dengan deposit emas primer terbesar di Indonesia. Dengan optimalisasi operasi heap leach serta pengembangan fasilitas CIL berkapasitas besar, Tambang Emas Pani berpotensi mencapai produksi puncak lebih dari 500.000 ounces emas per tahun, menjadikannya salah satu tambang emas terbesar di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.

Artikel Irigasi Heap Leach Dimulai, Tambang Emas Pani Menuju Produksi Emas Perdana pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Mencapai 1.089,37 hektare, Rehabilitasi DAS GSM Melampaui Kewajiban Pemerintah https://merdekacoppergold.com/mencapai-1-08937-hektare-rehabilitasi-das-gsm-melampaui-kewajiban-pemerintah/ Mon, 19 Jan 2026 08:27:54 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=29101 Lahan seluas 589,37 hektare yang telah tuntas direhabilitasi diserahkan oleh PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) kepada Kementerian Kehutanan pada Kamis, 15 Januari 2026. Penyerahan yang dilakukan di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta ini, merupakan bagian dari kewajiban perusahaan dalam program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (Rehab DAS). Serah terima tersebut merupakan kelanjutan dari tahap pertama rehabilitasi seluas […]

Artikel Mencapai 1.089,37 hektare, Rehabilitasi DAS GSM Melampaui Kewajiban Pemerintah pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Lahan seluas 589,37 hektare yang telah tuntas direhabilitasi diserahkan oleh PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) kepada Kementerian Kehutanan pada Kamis, 15 Januari 2026. Penyerahan yang dilakukan di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta ini, merupakan bagian dari kewajiban perusahaan dalam program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (Rehab DAS).

Serah terima tersebut merupakan kelanjutan dari tahap pertama rehabilitasi seluas 500 hektare yang sebelumnya telah diserahkan. Dengan demikian, total luas lahan Rehab DAS GSM yang telah diterima pemerintah mencapai 1.089,37 hektare. Luasan itu tak hanya membuat GSM berhasil memenuhi kewajiban Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), tapi juga menyerahkan 89,47 hektare lebih banyak daripada kewajibannya sebesar 999,90 hektare.

Dokumen serah terima ditandatangani oleh Direktur GSM, Cahyono Seto, dan diterima oleh Ir. Sri Handayaningsih, M.Sc, Direktur Teknik Konservasi Tanah dan Reklamasi Hutan (TKTRH), mewakili Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Kehutanan.

Rehab DAS GSM bertempat di Desa Suka Damai dan Desa Wonggasari Tengah, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Penanaman dilakukan secara bertahap, yang pertama pada 2018–2022 dan yang kedua dimulai sejak 2022 hingga dinilai keberhasilannya pada 12 November 2025.

Hasil penilaian tahap kedua menunjukkan tingkat keberhasilan penanaman mencapai 83,09 persen, melampaui standar minimal 75 persen yang ditetapkan Kementerian Kehutanan. Pepohonan yang ditanam meliputi jenis kayu-kayuan: mahoni (Swietenia mahagoni), nyatoh (Palqium sp.), dan jati putih (Gmelina arborea); serta jenis buah-buahan: durian (Durio zibethinus), jambu mete (Anacardium occidentale), cengkeh (Syzygium aromaticum), pala (Myristica fragrans), dan rambutan (Nephelium lappaceum).

Rehab DAS merupakan program pemulihan fungsi kawasan hutan dan daerah aliran sungai sebagai pengganti lahan yang digunakan perusahaan untuk kegiatan usaha. Dalam mekanisme PPKH, setiap hektare kawasan hutan yang digunakan wajib diganti dengan rehabilitasi lahan lain dengan rasio satu banding satu. Skema ini penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem, memulihkan fungsi hidrologi, dan memastikan keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

Bagi GSM, program Rehab DAS merupakan wujud tanggung jawab lingkungan perusahaan. “Rehabilitasi DAS ini tak hanya memenuhi kewajiban perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Direktur GSM, Cahyono Seto. “Kami ingin memastikan kawasan hutan tetap produktif dan berkelanjutan.”

GSM merupakan satu dari sejumlah anak perusahaan PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) yang memegang izin usaha pertambangan untuk mengelola Tambang Emas Pani di Pohuwato, Gorontalo. MGR sendiri dinaungi perusahaan induk PT Merdeka Copper Gold Tbk. Dengan serah terima tahap kedua ini, GSM telah menuntaskan seluruh rangkaian kewajiban Rehab DAS.

*

Serah terima penanaman Rehab DAS GSM di Jakarta, 15 Januari 2026.
Penilaian keberhasilan penanaman Rehab DAS, 12 November 2025.

D

Artikel Mencapai 1.089,37 hektare, Rehabilitasi DAS GSM Melampaui Kewajiban Pemerintah pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Tambang Emas Pani Menuntaskan Tahap C3 Commissioning dengan First Ore Crushing https://merdekacoppergold.com/tambang-emas-pani-menuntaskan-tahap-c3-commissioning-dengan-first-ore-crushing/ Tue, 18 Nov 2025 07:13:01 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=28899 Deru mesin terdengar stabil ketika batuan ore melewati rangkaian peralatan di Ore Preparation Plant (OPP) Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada 12 November 2025. Batuan itu memasuki crusher, unit pemecah ore menjadi ukuran lebih kecil, kemudian bergerak melalui konveyor menuju vibrating screen, penyaring bergetar yang memastikan material memenuhi ukuran standar proses berikutnya. […]

Artikel Tambang Emas Pani Menuntaskan Tahap C3 Commissioning dengan First Ore Crushing pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Deru mesin terdengar stabil ketika batuan ore melewati rangkaian peralatan di Ore Preparation Plant (OPP) Tambang Emas Pani di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada 12 November 2025. Batuan itu memasuki crusher, unit pemecah ore menjadi ukuran lebih kecil, kemudian bergerak melalui konveyor menuju vibrating screen, penyaring bergetar yang memastikan material memenuhi ukuran standar proses berikutnya. Sepanjang jalur ini, sistem kontrol otomatis memantau dan menyesuaikan aliran material agar seluruh rangkaian tetap berjalan mulus.

Momen first ore crushing tersebut mengonfirmasi bahwa fasilitas inti OPP mampu bekerja dalam kondisi mendekati operasi penuh. Uji coba ini merupakan bagian dari C3 Commissioning, yaitu tahap pengujian operasional menggunakan ore sungguhan untuk memverifikasi integrasi peralatan, kestabilan proses, dan kesiapan keseluruhan sistem. Dalam rangkaian komisioning, fase C1 dan C2 memastikan validasi desain serta kelengkapan instalasi melalui pengecekan dokumen dan pengujian statis sebelum peralatan dijalankan. Setelah itu, C3 menjadi tahap pengujian dinamis dengan material sebenarnya, sementara C4 akan menjadi fase optimasi akhir dan pembuktian performa sebelum fasilitas dinyatakan siap untuk operasi komersial.

Dengan selesainya C3, tim teknis kini memasuki tahap penyelarasan parameter proses—mulai dari kecepatan konveyor, kapasitas crusher, hingga frekuensi getaran vibrating screen—untuk mencapai konfigurasi paling efisien sebelum memasuki C4 Commissioning. Proses ini memastikan seluruh sistem produksi emas dapat beroperasi secara stabil dan terintegrasi sesuai desain.

“Pencapaian tahap C3 ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim dan dukungan para pemangku kepentingan,” ujar Boyke Poerbaya Abidin, Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR), perusahaan pengelola Tambang Emas Pani yang belum lama melantai di Bursa Efek Indonesia, mengikuti jejak perusahaan induknya PT Merdeka Copper Gold Tbk. “Kami melangkah semakin dekat menuju operasi penuh yang akan memberi manfaat ekonomi, peluang kerja, dan nilai sosial bagi masyarakat sekitar.”

Kemajuan ini melanjutkan rangkaian milestone penting yang telah dicapai Tambang Emas Pani sepanjang tahun. Pada 1 Oktober 2025, kegiatan penambangan awal dimulai melalui first digging. Baru setelah pembangunan OPP selesai, first crushing pertama dilakukan sebagai langkah awal untuk memverifikasi kesiapan proses pengolahan. Dengan selesainya tahap C3 ini, Tambang Emas Pani semakin dekat dengan produksi emas perdana yang ditargetkan pada kuartal pertama 2026.

Berbagai upaya dilakukan agar produksi emas perdana berjalan tepat waktu. Sepanjang pengembangan proyek, MGR telah menandatangani kerja sama REC (Renewable Energy Certificate) dengan PLN untuk memastikan suplai listrik Tambang Emas Pani berasal dari energi terbarukan. Dengan begitu, proyek yang memiliki cadangan bijih 190 juta ton dengan kandungan emas 4,8 juta ounces ini—menjadikannya salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia—dapat beroperasi dengan standar keberlanjutan yang lebih baik.

Artikel Tambang Emas Pani Menuntaskan Tahap C3 Commissioning dengan First Ore Crushing pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
MGR Selesaikan Pembangunan Ore Preparation Plant Tambang Emas Pani https://merdekacoppergold.com/mgr-selesaikan-pembangunan-ore-preparation-plant-tambang-emas-pani/ Wed, 22 Oct 2025 07:45:55 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=28866 PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) telah menyelesaikan pembangunan fasilitas Ore Preparation Plant (OPP) di Tambang Emas Pani, Gorontalo. Fasilitas ini rampung pada 14 Oktober 2025 dan kini memasuki tahap komisioning, dengan target mulai beroperasi pada November 2025, bersamaan dengan penumpukan (stacking) pertama bijih emas pada bulan yang sama. Fasilitas OPP atau Pabrik Persiapan Bijih […]

Artikel MGR Selesaikan Pembangunan Ore Preparation Plant Tambang Emas Pani pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) telah menyelesaikan pembangunan fasilitas Ore Preparation Plant (OPP) di Tambang Emas Pani, Gorontalo. Fasilitas ini rampung pada 14 Oktober 2025 dan kini memasuki tahap komisioning, dengan target mulai beroperasi pada November 2025, bersamaan dengan penumpukan (stacking) pertama bijih emas pada bulan yang sama.

Fasilitas OPP atau Pabrik Persiapan Bijih merupakan bagian penting dari proses produksi. Di fasilitas ini bijih emas hasil penambangan diolah menjadi ukuran yang lebih kecil dan seragam sebelum ditumpuk di atas bantalan pelindian (heap leach pad). Proses tersebut memastikan tahap pelindian (heap leaching), yaitu ekstraksi logam dari bijih, dapat berlangsung lebih efisien dan konsisten.

Penyelesaian OPP menjadi kelanjutan dari perkembangan Tambang Emas Pani sepanjang 2025. Sebelumnya, MGR telah tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham EMAS, menghimpun dana Rp4,66 triliun dari penawaran umum perdana saham untuk mendukung tahap konstruksi. Setelah itu, pasokan listrik berkapasitas 30 juta volt-ampere (VA) mulai dialirkan secara bertahap ke area tambang, seiring dengan kemajuan pembangunan berbagai fasilitas pendukung, diikuti dengan kegiatan penambangan pertama (first mining) sebagai langkah awal menuju produksi. Dengan selesainya OPP, Tambang Emas Pani semakin dekat menuju operasi penuh.

“Komisioning fasilitas OPP menandai langkah selanjutnya bagi EMAS. Tahap ini akan dilanjutkan dengan penumpukan pertama pada November serta first gold pour pada awal 2026,” ujar Boyke Poerbaya Abidin, Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk.

Tambang Emas Pani menyimpan potensi pertumbuhan yang besar. Berdasarkan studi teknis terbaru, Cadangan Bijih Emas (Ore Reserve) Tambang Emas Pani meningkat menjadi 190,3 juta ton bijih emas yang mengandung 4,8 juta ounces emas, menjadikannya salah satu deposit emas primer terbesar di Indonesia. Ke depan, pengembangan fasilitas produksi dan infrastruktur pendukung akan terus dilanjutkan secara bertahap untuk memastikan operasi yang andal, efisien, dan berkelanjutan di Tambang Emas Pani.

Sebagai pengelola Tambang Emas Pani, MGR menjalankan operasinya berdasarkan praktik pertambangan yang baik (good mining practices) dan prinsip keberlanjutan. Perusahaan berkomitmen memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Komitmen ini sejalan dengan kebijakan induk usahanya, PT Merdeka Copper Gold Tbk, yang menerapkan standar tinggi Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh kegiatan pertambangan dan pengembangan asetnya di Indonesia.

 

Artikel MGR Selesaikan Pembangunan Ore Preparation Plant Tambang Emas Pani pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>