Hak Asasi Manusia Arsip – PT Merdeka Copper Gold Tbk To be an Industry leading producer of gold, silver, copper, and other minerals in Indonesia Wed, 26 Nov 2025 07:53:58 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 Merdeka Raih Penghargaan Anugerah Bisnis dan HAM 2025 https://merdekacoppergold.com/merdeka-raih-penghargaan-anugerah-bisnis-dan-ham-2025/ Wed, 26 Nov 2025 07:53:58 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=28956 PT Merdeka Copper Gold Tbk kembali meraih pengakuan atas komitmennya dalam menghormati hak asasi manusia, sejalan dengan implementasi Pilar ke-5 Strategi Keberlanjutan Merdeka. Pada ajang Anugerah Bisnis dan HAM 2025 yang disertai peluncuran laporan Responsible Business Conduct (RBC) Benchmark, Merdeka dianugerahi penghargaan sebagai perusahaan yang telah menerapkan penghormatan hak asasi manusia (HAM). Acara ini diselenggarakan […]

Artikel Merdeka Raih Penghargaan Anugerah Bisnis dan HAM 2025 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Copper Gold Tbk kembali meraih pengakuan atas komitmennya dalam menghormati hak asasi manusia, sejalan dengan implementasi Pilar ke-5 Strategi Keberlanjutan Merdeka. Pada ajang Anugerah Bisnis dan HAM 2025 yang disertai peluncuran laporan Responsible Business Conduct (RBC) Benchmark, Merdeka dianugerahi penghargaan sebagai perusahaan yang telah menerapkan penghormatan hak asasi manusia (HAM). Acara ini diselenggarakan oleh SETARA Institute di Hotel Pullman, Jakarta, pada 25 November 2025. Penghargaan diserahkan oleh Anggota Komisi X DPR RI, Elfonda Mekel, kepada Bahtiar Manurung, Manager ESG & Climate Change Merdeka.

RBC Benchmark yang dikembangkan SETARA Institute dengan dukungan Yayasan Tarumanagara Jakarta bertujuan memperkuat praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berlandaskan HAM di Indonesia. Instrumen ini mengukur sejauh mana prinsip Bisnis dan HAM—khususnya yang merujuk pada UN Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGPs), serta prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dan keberlanjutan—telah diintegrasikan secara sistematis dalam kebijakan, tata kelola, dan operasional perusahaan.

Penilaian dilakukan secara komprehensif melalui telaah praktik terdokumentasi, pelaporan publik, mekanisme internal, serta respons perusahaan terhadap risiko dan dampak HAM. Dalam hasil riset tersebut, Merdeka tercatat sebagai salah satu perusahaan dengan skor tertinggi dari 18 perusahaan tambang yang dinilai.

SETARA Institute sebagai penyelenggara dikenal sebagai lembaga yang mendorong pluralisme, kemanusiaan, demokrasi, dan HAM. Melalui SIGI—unit yang berfokus pada tata kelola inklusif dan berkelanjutan berbasis UNGPs—SETARA secara konsisten mendorong peningkatan praktik bisnis yang bertanggung jawab di Indonesia.

Acara ini turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kementerian HAM, Munafrizal Manan; Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi; Ketua Badan Pengurus SETARA Institute, Ismail Hasani; Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan; serta perwakilan perusahaan dengan skor terbaik dalam riset RBC Benchmark.


Foto utama: Bahtiar Manurung, ESG & Climate Change Manager Merdeka, menerima Penghargaan Anugrah Bisnis dan HAM 2025 dari Anggota Komisi X DPR RI, Elfonda Mekel.

Artikel Merdeka Raih Penghargaan Anugerah Bisnis dan HAM 2025 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Merdeka Raih Penghargaan Lestari Awards 2025 https://merdekacoppergold.com/merdeka-raih-penghargaan-lestari-awards-2025/ Fri, 03 Oct 2025 09:59:12 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=28750 Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, PT Merdeka Copper Gold Tbk meraih penghargaan tahunan Lestari Awards dalam kategori Hak Asasi Manusia & Standar Tenaga Kerja. Penghargaan ini diraih berkat program “Embedding Human Rights at the Heart of Merdeka’s Business Practices”, yang menegaskan implementasi pilar ke-5 Strategi Keberlanjutan Merdeka: Menghormati Hak Asasi Manusia. Program tersebut mencakup upaya penghormatan […]

Artikel Merdeka Raih Penghargaan Lestari Awards 2025 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, PT Merdeka Copper Gold Tbk meraih penghargaan tahunan Lestari Awards dalam kategori Hak Asasi Manusia & Standar Tenaga Kerja. Penghargaan ini diraih berkat program “Embedding Human Rights at the Heart of Merdeka’s Business Practices”, yang menegaskan implementasi pilar ke-5 Strategi Keberlanjutan Merdeka: Menghormati Hak Asasi Manusia. Program tersebut mencakup upaya penghormatan hak asasi karyawan, pekerja kontraktor, dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Penghargaan diserahkan kepada Dinia Widodo, Manajer Komunikasi Eksternal Merdeka, pada malam puncak Lestari Summit 2025 di Hotel Raffles, Jakarta, 2 Oktober 2025. Tim ESG & Climate Change Merdeka juga hadir, sebagai koordinator partisipasi perusahaan dalam ajang ini.

Tahun ini, proses seleksi Lestari Awards berlangsung lebih ketat dan komprehensif karena untuk pertama kalinya melibatkan tahap wawancara. Perusahaan peserta mengajukan aplikasi melalui platform Lestari, yang kemudian dinilai oleh asesor independen sebelum dilanjutkan dengan wawancara finalis. Pemenang diumumkan pada malam penganugerahan. Ajang ini diselenggarakan oleh KG Media bersama sejumlah knowledge partners, termasuk WWF, Indonesian Society of Sustainability Professionals (ISSP), dan BAPPENAS.

Malam penghargaan dibuka oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., serta dihadiri oleh Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi Indonesia, dan Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan, yang turut menyerahkan penghargaan.

Menurut Wisnu Nugroho, VP Sustainability Kompas Gramedia, jumlah peserta Lestari Awards 2025 mencapai 126 pengajuan—naik sekitar 40 persen dibanding tahun lalu. Peningkatan ini mencerminkan semakin banyak organisasi yang ingin berbagi praktik baik dalam isu keberlanjutan. Tahun ini, 16 perusahaan dinobatkan sebagai pemenang, dengan perwakilan Indonesia melanjutkan kompetisi ke tingkat regional bersama pemenang dari Malaysia dan Filipina.

*

Penerimaan penghargaan didampingi oleh perwakilan tim ESG & Climate Change dan tim Corporate Communication PT Merdeka Copper Gold Tbk.

 

Foto utama: Dinia Widodo, External Communication Manager Merdeka, menerima LESTARI Awards 2025.

Artikel Merdeka Raih Penghargaan Lestari Awards 2025 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Merdeka Raih Penghargaan PRISMA dari Menteri HAM https://merdekacoppergold.com/merdeka-raih-penghargaan-prisma-dari-menteri-ham/ Mon, 22 Sep 2025 06:21:36 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=28664 PT Merdeka Copper Gold Tbk kembali menegaskan komitmennya pada praktik bisnis yang menghormati hak asasi manusia (HAM). Merdeka berhasil meraih Piagam Penghargaan PRISMA dari Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai, berkat skor 81 dalam Penilaian Risiko Bisnis dan HAM (PRISMA) yang menempatkannya pada kategori Hijau atau tingkat kepatuhan tinggi. Piagam tersebut diterima […]

Artikel Merdeka Raih Penghargaan PRISMA dari Menteri HAM pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Copper Gold Tbk kembali menegaskan komitmennya pada praktik bisnis yang menghormati hak asasi manusia (HAM). Merdeka berhasil meraih Piagam Penghargaan PRISMA dari Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai, berkat skor 81 dalam Penilaian Risiko Bisnis dan HAM (PRISMA) yang menempatkannya pada kategori Hijau atau tingkat kepatuhan tinggi. Piagam tersebut diterima oleh Bahtiar Manurung, ESG & Climate Change Manager Merdeka.

PRISMA adalah platform penilaian bisnis dan HAM berbasis digital yang dikembangkan oleh Kementerian HAM. Melalui sistem ini, perusahaan menilai secara mandiri atas aspek-aspek penting seperti dampak dan kebijakan HAM, mekanisme pengaduan, manajemen rantai pasok, ketenagakerjaan, kondisi kerja, serikat pekerja, non-diskriminasi, privasi, lingkungan, tanah dan komunitas adat, serta tanggung jawab sosial. Hasil penilaian mandiri kemudian dievaluasi kembali oleh Kementerian HAM untuk memperoleh skor resmi.

Penghargaan ini diserahkan dalam acara “Membangun Budaya HAM bagi Pelaku Usaha di Indonesia” yang dilaksanakan oleh Direktorat Kepatuhan HAM Masyarakat, Komunitas, dan Pelaku Usaha Kementerian HAM pada 19 September 2025 di Hotel The Westin, Jakarta Selatan. Selain Merdeka, terdapat pula tujuh perusahaaan lain, baik BUMN maupun swasta, yang menerima penghargaan berkategori hijau.

Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan bahwa penghargaan PRISMA merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden No. 60 Tahun 2023 tentang Strategi Nasional Bisnis dan Hak Asasi Manusia (Stranas BHAM), yang berlaku sejak September 2023. Peraturan ini memberikan acuan strategis bagi kementerian, lembaga, dan dunia usaha dalam mengintegrasikan perlindungan, penghormatan, dan pemulihan HAM.

Pemerintah kini tengah menyiapkan regulasi pengganti PerPres 60/2023 dengan fokus pada kewajiban uji tuntas HAM bagi pelaku usaha. Jika sebelumnya masih bersifat sukarela, dalam beberapa tahun ke depan—ditargetkan mulai 2027 atau 2028—uji tuntas HAM akan ditetapkan sebagai kewajiban.

Sebagai persiapan menuju kebijakan wajib tersebut, Kementerian HAM berkomitmen untuk memperluas pelatihan bisnis dan HAM bagi perusahaan, agar pelaku usaha memperkuat pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam menghormati HAM. Langkah ini diharapkan dapat membangun budaya bisnis yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di Indonesia.


Foto: Bahtiar Manurung, ESG & Climate Change Manager Merdeka menerima Piagam Penghargaan PRISMA dari Menteri HAM.

Artikel Merdeka Raih Penghargaan PRISMA dari Menteri HAM pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Dari Pelatihan hingga Prestasi: Perayaan Hari HAM Sedunia 2024 di Merdeka https://merdekacoppergold.com/perayaan-hari-ham-sedunia-2024/ Fri, 13 Dec 2024 09:08:50 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=27517 Sebagai bagian dari komitmen Merdeka terhadap penghormatan hak asasi manusia (HAM) yang tertuang dalam Kebijakan HAM Merdeka, Merdeka memperingati Hari HAM Sedunia pada 10 Desember 2024 melalui berbagai kegiatan internal dan partisipasi dalam acara eksternal yang mendukung penghormatan HAM dalam dunia bisnis. Rangkaian kegiatan dimulai pada akhir September 2024 dengan pelatihan HAM bagi petugas keamanan […]

Artikel Dari Pelatihan hingga Prestasi: Perayaan Hari HAM Sedunia 2024 di Merdeka pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Sebagai bagian dari komitmen Merdeka terhadap penghormatan hak asasi manusia (HAM) yang tertuang dalam Kebijakan HAM Merdeka, Merdeka memperingati Hari HAM Sedunia pada 10 Desember 2024 melalui berbagai kegiatan internal dan partisipasi dalam acara eksternal yang mendukung penghormatan HAM dalam dunia bisnis.

Rangkaian kegiatan dimulai pada akhir September 2024 dengan pelatihan HAM bagi petugas keamanan dan tim External Affairs di Proyek Emas Pani, Gorontalo. Pelatihan dilanjutkan bagi petugas keamanan PT Bumi Suksesindo yang mengelola Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, pada pertengahan November 2024. Diselenggarakan oleh tim Keberlanjutan Merdeka, pelatihan ini bertujuan untuk mensosialisasikan Kebijakan HAM Merdeka dan membangun budaya penghormatan HAM dalam kegiatan operasional perusahaan.

Rangkaian pelatihan berakhir pada awal Desember di PT Merdeka Tsingshan Indonesia (MTI), Morowali, Sulawesi Tengah, dan PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Konawe, Sulawesi Tenggara. Pelatihan HAM di MTI difokuskan bagi petugas keamanan, sedangkan di SCM melibatkan petugas keamanan, staf External Affairs, dan karyawan kontraktor. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Merdeka dalam menghormati HAM, baik untuk karyawan internal, maupun pihak dalam rantai pasok perusahaan.

Bertepatan dengan Hari HAM Sedunia, perwakilan Merdeka menghadiri acara “Human Rights Day: The Launch of Study of the 2023 Sustainability Reports of Publicly Listed Companies in Indonesia”. Acara yang diadakan oleh Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST) dengan dukungan Pemerintah Belgia ini bertujuan mendorong integrasi aspek HAM dalam laporan keberlanjutan perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Kerja Sama HAM dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia Bursa Efek Indonesia, perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM), lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan perusahaan publik lainnya. Dalam acara tersebut, Laporan Keberlanjutan 2023 PT Merdeka Copper Gold Tbk meraih peringkat A+ atas kesesuaian pelaporan dengan standar Global Reporting Initiative (GRI), Peraturan OJK No. 51/2017, dan kinerja penghormatan HAM perusahaan.

Pada hari yang sama, Merdeka juga berpartisipasi dalam “Sosialisasi Standar Norma dan Pengaturan No. 13 tentang Bisnis dan HAM” yang diselenggarakan oleh Komnas HAM. Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, asosiasi bisnis, perusahaan, dan LSM. Partisipasi Merdeka mencerminkan komitmen Merdeka untuk mendukung pengembangan standar Bisnis dan HAM di Indonesia.

*

Bahtiar Manurung, ESG & Climate Change Manager PT Merdeka Copper Gold Tbk bersama Komisioner Mediasi Komnas HAM, Dr. Prabianto Mukti Wibowo, pada acara sosialisasi Standar Norma Pengaturan Bisnis dan HAM.
Pelatihan HAM di Proyek Emas Pani, 25-26 September 2024.
Pelatihan HAM di PT Bumi Suksesindo, 13-14 November 2024.
Pelatihan HAM di PT Merdeka Tsingshan Indonesia, 3 Desember 2024.
Pelatihan HAM di PT Sulawesi Cahaya Mineral, 4-5 Desember 2024.

Foto Utama:  Satriyo Giri, ESG & Climate Change Specialist PT Merdeka Copper Gold Tbk, menerima penghargaan untuk Laporan Keberlanjutan 2023.

Artikel Dari Pelatihan hingga Prestasi: Perayaan Hari HAM Sedunia 2024 di Merdeka pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Merdeka Raih Penghargaan Lestari Awards 2024 https://merdekacoppergold.com/merdeka-raih-penghargaan-lestari-awards-2024/ Fri, 23 Aug 2024 07:58:50 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=27229 PT Merdeka Copper Gold Tbk meraih penghargaan Lestari Awards 2024 dalam kategori Hak Asasi Manusia & Standar Tenaga Kerja, sebagai pengakuan atas komitmen perusahaan terhadap praktik keberlanjutan di sektor industri. Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, kepada Boyke P. Abidin, Chief of External Affairs PT Merdeka Copper Gold Tbk, di Hotel Raffles, Jakarta […]

Artikel Merdeka Raih Penghargaan Lestari Awards 2024 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Copper Gold Tbk meraih penghargaan Lestari Awards 2024 dalam kategori Hak Asasi Manusia & Standar Tenaga Kerja, sebagai pengakuan atas komitmen perusahaan terhadap praktik keberlanjutan di sektor industri.

Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, kepada Boyke P. Abidin, Chief of External Affairs PT Merdeka Copper Gold Tbk, di Hotel Raffles, Jakarta pada 21 Agustus 2024, dalam puncak acara Lestari Summit 2024.

Mengusung tema “Fostering Sustainability Through Inclusive Local Practice and Policy Making”, Lestari Summit 2024 berfokus pada empat pilar utama: inklusivitas, praktik lokal, kebijakan, dan transisi. Pilar-pilar ini dianggap berperan penting dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia. Acara ini diselenggarakan oleh empat media besar di bawah naungan KG Media, yaitu Kompas.com, Kompas TV, Kontan, dan National Geographic Indonesia.

Proses pemilihan pemenang dilakukan secara independen oleh Ernst & Young Indonesia, bekerja sama dengan juri yang terdiri atas akademisi, praktisi keberlanjutan, dan pemimpin asosiasi yang berpengalaman dalam memantau perkembangan SDGs.

Chief Marketing Officer KG Media, Dian Gemiano, berharap penghargaan ini dapat memotivasi perusahaan lain untuk terus berinovasi dan menerapkan praktik keberlanjutan. Rencana untuk memperluas cakupan Lestari Awards ke tingkat regional pada 2024, dengan menggandeng grup-grup media besar di kawasan ASEAN, juga diharapkan dapat menciptakan ruang apresiasi yang lebih luas dan meningkatkan komitmen terhadap keberlanjutan di seluruh kawasan.

*

Penerimaan penghargaan didampingi oleh perwakilan tim Sustainability dan tim Corporate Communication PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Foto utama: Boyke P. Abidin, Chief of External Affairs PT Merdeka Copper Gold Tbk menerima penghargaan.

Artikel Merdeka Raih Penghargaan Lestari Awards 2024 pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Partisipasi Merdeka dalam Coaching Clinic IGCN: Sustainability Reporting and Impact Assessment for Human Rights https://merdekacoppergold.com/partisipasi-merdeka-dalam-coaching-clinic-igcn-sustainability-reporting-and-impact-assessment-for-human-rights/ Fri, 31 Mar 2023 06:47:29 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=24985 PT Merdeka Copper Gold Tbk menjadi salah satu pembicara dalam acara “SDG 16 Business Framework: Inspiring Transformational Governance” yang diadakan oleh Indonesia Global Compact Network (IGCN), perwakilan Indonesia dari UN Global Compact, lembaga yang mendorong kebijakan dan implementasi keberlanjutan perusahaan dan mendukung tujuan luas PBB, khususnya Sustainable Development Goals (SDG). Acara ini diadakan IGCN untuk […]

Artikel Partisipasi Merdeka dalam Coaching Clinic IGCN: Sustainability Reporting and Impact Assessment for Human Rights pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Copper Gold Tbk menjadi salah satu pembicara dalam acara “SDG 16 Business Framework: Inspiring Transformational Governance” yang diadakan oleh Indonesia Global Compact Network (IGCN), perwakilan Indonesia dari UN Global Compact, lembaga yang mendorong kebijakan dan implementasi keberlanjutan perusahaan dan mendukung tujuan luas PBB, khususnya Sustainable Development Goals (SDG).

Acara ini diadakan IGCN untuk meningkatkan pemahaman mengenai SDG 16 yaitu Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh—sebuah kerangka bisnis yang dikembangkan UN Global Compact untuk membantu perusahaan menjadi lebih akuntabel, etis, inklusif, dan transparan sebagai pendorong perilaku bisnis yang bertanggung jawab, melalui sejumlah klinik pelatihan. Salah satunya adalah “Coaching Clinic 2: Creating a Safe, Fair, and Decent Work Environment: Sustainability Reporting and Impact Assessment for Human Rights” pada 28 Maret 2023, dengan Tom Malik, General Manager External Affairs Merdeka, sebagai salah satu narasumber.

Tom menyampaikan bahwa komitmen Merdeka dalam menghormati hak asasi manusia telah dituangkan dalam sejumlah kebijakan Merdeka, yang meliputi hak asasi manusia, keberlanjutan, sumber daya manusia, kode etik, kode etik pemasok, dan komunitas. Ia juga menekankan bahwa penghormatan hak asasi manusia adalah tindakan etis dan bertanggung jawab yang juga bermanfaat bagi bisnis, berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan, dan melindungi komunitas lokal. Dalam sesi pelatihan, ia menjabarkan aspek-aspek yang perlu diperhatikan oleh perusahaan dalam menyusun Kebijakan Hak Asasi Manusia dan melaksanakan penilaian dampak hak asasi manusia.

Klinik pelatihan dihadiri oleh lebih dari 300 peserta dari perusahaan dan organisasi yang, sebagaimana Merdeka, tergabung dalam UN Global Compact. Partisipasi Merdeka dalam klinik pelatihan ini menunjukkan komitmen kuat untuk menghormati hak asasi manusia dan mematuhi Sepuluh Prinsip UN Global Compact.

Artikel Partisipasi Merdeka dalam Coaching Clinic IGCN: Sustainability Reporting and Impact Assessment for Human Rights pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Diskusi Hari Perempuan Sedunia: Peran Perempuan dalam Pertambangan https://merdekacoppergold.com/diskusi-hari-perempuan-sedunia-peran-perempuan-dalam-industri-pertambangan/ Tue, 21 Mar 2023 02:33:08 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=24898 “Dalam setiap diskusi, perempuan selalu memberikan sudut pandang berbeda,” ujar Henny Dwi Purnamasari, Principal Tailings di PT Merdeka Copper Gold Tbk, saat menceritakan kariernya selama dua puluh tahun lebih di sektor energi dan pertambangan—industri yang identik dengan laki-laki—sampai ia menjadi satu dari sedikit perempuan yang menempati posisi tinggi di sektor pertambangan Indonesia. “Kita,” ujarnya kepada […]

Artikel Diskusi Hari Perempuan Sedunia: Peran Perempuan dalam Pertambangan pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
“Dalam setiap diskusi, perempuan selalu memberikan sudut pandang berbeda,” ujar Henny Dwi Purnamasari, Principal Tailings di PT Merdeka Copper Gold Tbk, saat menceritakan kariernya selama dua puluh tahun lebih di sektor energi dan pertambangan—industri yang identik dengan laki-laki—sampai ia menjadi satu dari sedikit perempuan yang menempati posisi tinggi di sektor pertambangan Indonesia. “Kita,” ujarnya kepada rekan-rekan kerja perempuannya, “punya peluang yang sama dengan laki-laki—tergantung seberapa persisten kita. Kenali diri kita sendiri mau jadi apa. Saya yakin dengan begitu tidak ada yang bisa membatasi perempuan di sektor pertambangan.”

Sore itu, 16 Maret 2023, Henny merupakan satu dari tiga pembicara dalam diskusi yang merayakan Hari Perempuan Sedunia satu minggu sebelumnya. Diskusi Inclusive Mindsets and Challenging Stereotypes di Hard Rock Café Jakarta diadakan oleh Merdeka bekerja sama dengan Women in Mining & Energy (WiME), lembaga advokasi perempuan di sektor pertambangan dan energi.

Diskusi dibuka oleh Titien Supeno, Direktur Merdeka, yang sudah biasa terlibat dalam rapat-rapat eksekutif yang selalu dipenuhi laki-laki. “Ada dua jenis penghalang bagi kemajuan karier perempuan,” ujarnya, “individual dan institusional.”

Sebagai institusi, Merdeka serius mewujudkan komitmennya mendukung pemberdayaan perempuan. Jumlah karyawan perempuan Merdeka terus meningkat dan menduduki beragam posisi, dari operator alat berat, manajer eksplorasi, sampai direktur. Per 22 Februari 2023, ada 623 karyawan perempuan di Merdeka, 8,5% dari seluruh karyawan—naik terus dari 573, 305, dan 200 pada 2022, 2021, dan 2020.

Selain berbagai kebijakan dan fasilitas yang mendukung perempuan, Merdeka juga menyediakan sistem pengaduan pelanggaran yang antara lain menindak lanjuti pelaporan mengenai pelecehan dan kekerasan seksual. “Tugas saya sebagai manajemen antara lain adalah melindungi pekerja perempuan,” ujar Titien. Mengenai penghalang individual, ia menambahkan, “Jangan sampai kita punya pemikiran yang justru mengerdilkan diri kita sendiri, karena kita sama mampunya dengan laki-laki.”

Sesi dilanjutkan dengan sambutan Maya Muchlis, pendiri dan Executive Director WiME, yang mengharapkan Merdeka memiliki lebih banyak lagi pemimpin perempuan. “Karena kesetaraan gender bukan hanya masalah perempuan,” tambahnya sebelum menyemangati diskusi yang akan berlangsung.

Selain Henny, dua pembicara lain dalam diskusi sore itu adalah Hikmawati, Sustainability Specialist, dan Balada Amor, Senior Mining Specialist dari The World Bank, bagian Energy and Extractives Global Practice.

Hikmawati berbagi pengalamannya menjalankan program pengembangan masyarakat lingkar tambang dengan pendekatan gender. Sudah banyak riset yang mengatakan bahwa pendekatan kesetaraan gender berkontribusi penting dalam pembangunan berkelanjutan. Tak hanya dalam lingkup perusahaan, tetapi juga masyarakat lingkar tambang. Pelibatan perempuan—yang lebih rentan terimbas dampak sosial dan lingkungan pertambangan—dalam program pengembangan masyarakat justru krusial karena perspektif perempuan mengenai pembangunan berkelanjutan lebih menyeluruh. Contohnya, menurut Hikmawati, usulan warga laki-laki mengenai program sosial lingkar tambang kebanyakan mengenai infrastruktur seperti pembangunan jalan dan jembatan. Pelibatan perempuan justru memunculkan kebutuhan esensial seperti air bersih dan kesehatan. “Keterlibatan perempuan dalam perencanaan pembangunan, baik dalam level komunitas sampai nasional,” ujar Hikmawati, “bisa membuat semua pihak terwakili kebutuhannya.”

Hal itu disepakati Balada Amor yang membahas isu perempuan dalam perspektif global. “Ketika ada suara perempuan dalam pengambilan keputusan,” ujarnya, “pemberdayaan ekonominya lebih berhasil.”

Seratus kursi yang disediakan untuk pengunjung sore itu terisi penuh oleh karyawan perempuan Merdeka serta perusahaan tambang lainnya, ditambah beberapa pengunjung dari WiME dan The World Bank. Diskusi juga diikuti secara daring melalui Zoom oleh karyawan Grup Merdeka dari berbagai lokasi tambang.

Setelah sesi paparan, para pengunjung dengan antusias mengajukan pertanyaan. Pertanyaan berkisar mengenai tips berkarier sebagai perempuan dan penggalian lebih lanjut dari pengalaman para pembicara, termasuk apa yang perlu dilakukan laki-laki supaya perempuan lebih nyaman bekerja di sektor pertambangan.

“Selama kita mendalami bidang kita, kepercayaan diri akan terpupuk seiring bertambahnya pengetahuan,” ujar Henny, menanggapi pertanyaan soal tips berkarier bagi perempuan. “Kita perlu terbuka dan komunikatif dengan rekan kerja dan senior yang lebih berpengalaman dari kita—bertukar pikiran dan menyerap pengetahuan.”

Setelah dua jam, acara selesai pukul lima sore. Dian Octavia, Senior Manager Sustainability untuk Merdeka Battery Materials, anak perusahaan Merdeka, berkata bahwa acara yang menunjukkan komitmen Grup Merdeka terhadap Equality, Diversity, and Inclusion ini sangat bermanfaat bagi karyawan Merdeka karena, “Mendorong perempuan untuk lebih berani angkat bicara dan lebih maju lagi,” ujarnya.

Salma Hanifia, Supervisor Contract Merdeka, berterima kasih atas acara ini. “Sangat inspiratif,” ujarnya, “terutama untuk kami para perempuan yang bekerja di pertambangan.”

Foto ini: pengunjung diskusi Inclusive Mindsets and Challenging Stereotypes, 16 Maret 2023. Foto atas: (dari kiri ke kanan) moderator Juan Alexander Wake, dan para pembicara: Henny Dwi Purnamasari, Hikmawati, dan Balada Amor (Foto-foto: MCG/Aulia Azhari).

Artikel Diskusi Hari Perempuan Sedunia: Peran Perempuan dalam Pertambangan pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Kerja Sama Pengamanan Tambang Tembaga Wetar https://merdekacoppergold.com/kerja-sama-pengamanan-tambang-tembaga-wetar/ Fri, 17 Feb 2023 06:55:23 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=24484 Tambang Tembaga Wetar memperpanjang kerja sama pengamanan operasi tambang dengan Kepolisian Daerah Maluku. Bertempat di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya, Tambang Tembaga Wetar yang sejak 2018 beroperasi di bawah PT Merdeka Copper Gold Tbk dikelola oleh PT Batutua Kharisma Permai dan PT Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengamanan Tambang Tembaga Wetar […]

Artikel Kerja Sama Pengamanan Tambang Tembaga Wetar pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
Tambang Tembaga Wetar memperpanjang kerja sama pengamanan operasi tambang dengan Kepolisian Daerah Maluku. Bertempat di Pulau Wetar, Maluku Barat Daya, Tambang Tembaga Wetar yang sejak 2018 beroperasi di bawah PT Merdeka Copper Gold Tbk dikelola oleh PT Batutua Kharisma Permai dan PT Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengamanan Tambang Tembaga Wetar dilakukan pada 16 Februari 2023 oleh Boyke P. Abidin, Direktur BKP-BTR, dan Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Inspektur Jenderal Polisi Lotharia Latif di Markas Polisi Daerah Maluku, Kota Ambon.

“Tambang Tembaga Wetar memiliki tembaga dan juga mineral lain yang krusial untuk pembuatan bahan baku baterai kendaraan listrik dunia,” ujar Boyke P. Abidin. “Pengamanan operasi tambang sangatlah diperlukan.”

Kerja sama pengamanan Tambang Tembaga Wetar sudah berlangsung sejak 2018. Dalam perpanjangan perjanjian ini, jangka waktu perjanjian yang sebelumnya dua tahun diubah menjadi lima tahun. Kerja sama ini mengacu pada Kebijakan Hak Asasi Manusia Merdeka dan Peraturan Kepolisian No. 7 Tahun 2019 tentang Perbantuan Jasa Pengamanan Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu. Dalam kerja sama tersebut, Tambang Tembaga Wetar termasuk dalam status Objek Tertentu.

“Penandatangan PKS ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo saat rapat pimpinan TNI-Polri minggu lalu,” ujar Irjen Pol. Lotharia Latif, “agar TNI-Polri membantu pengamanan kelancaran operasional pertambangan.”

Dalam biaya jasa pengamanan yang selaras dengan Norma Indeks Kepolisian RI tersebut terdapat pula kewajiban untuk membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Melalui kerja sama ini, selain mendapatkan jaminan keamanan, Tambang Tembaga Wetar turut berkontribusi dalam PNBP.

Artikel Kerja Sama Pengamanan Tambang Tembaga Wetar pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Copper Gold Tbk Menjadi Anggota UN Global Compact https://merdekacoppergold.com/pt-merdeka-copper-gold-tbk-menjadi-anggota-un-global-compact/ Wed, 21 Dec 2022 08:24:57 +0000 https://merdekacoppergold.com/?p=24012 PT Merdeka Copper Gold Tbk memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab sosial dengan menjadi anggota United Nations (UN) Global Compact, lembaga yang mendorong kebijakan dan implementasi keberlanjutan perusahaan dan mendukung tujuan luas PBB, khususnya Sustainable Development Goals. Merdeka secara konsisten telah membuktikan komitmen terhadap hak asasi manusia, tenaga kerja, lingkungan, dan antikorupsi melalui […]

Artikel PT Merdeka Copper Gold Tbk Menjadi Anggota UN Global Compact pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>
PT Merdeka Copper Gold Tbk memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab sosial dengan menjadi anggota United Nations (UN) Global Compact, lembaga yang mendorong kebijakan dan implementasi keberlanjutan perusahaan dan mendukung tujuan luas PBB, khususnya Sustainable Development Goals. Merdeka secara konsisten telah membuktikan komitmen terhadap hak asasi manusia, tenaga kerja, lingkungan, dan antikorupsi melalui sejumlah kebijakan, prosedur, dan penerapannya, yang sejalan dengan Sepuluh Prinsip UN Global Compact. Partisipasi Merdeka dalam UN Global Compact akan meningkatkan kinerja keberlanjutan Merdeka melalui akses keanggotaan terhadap jaringan, panduan, pelatihan, dan kolaborasi industri dalam tingkat nasional dan global.

Merdeka secara resmi terdaftar menjadi anggota UN Global Compact sejak 6 Desember 2022. Penyerahan sertifikat, sebagai kelanjutan atas disetujuinya keanggotaan Merdeka oleh UN Global Compact, dilakukan oleh Y.W. Junardy, Presiden Indonesia Global Compact Network (IGCN), perwakilan UN Global Compact di Indonesia, kepada Albert Saputro, Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk di kantor Merdeka pada 16 Desember 2022. Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan IGCN: Ani Rahardjo, Direktur IGCN, dan Jenneke Waworuntu, Relations Management Officer & Program Development; dan perwakilan Merdeka: Boyke P. Abidin, Direktur External Affairs; Tom Malik, General Manager Corporate Communications; dan Bahtiar Manurung, Sustainability Manager.

Artikel PT Merdeka Copper Gold Tbk Menjadi Anggota UN Global Compact pertama kali tampil pada PT Merdeka Copper Gold Tbk.

]]>